Au pair is not a fairy tale but maybe a nightmare

Ada Pembahasan menarik di kelas Akademi Berbagi (Akber) Balikpapan Sabtu sore 4 may lalu,  di salah satu kantor berita media cetak ternama di Balikpapan. Akber kali ini membahas tentang Au Pair, Backpacking, writing bersama Icha Ayu, penulis yang sudah menelurkan 2 buah buku yang juga sekaligus seorang guru bahasa perancis ini. Memaparkan pengalamannya selama menjadi Aupair di Negara Perancis.

au pair001

Au pair sendiri mempunyai arti Legal atau sama
Program yg memungkinkan seseorang utk pergi ke sebuah negara dengan bekerja sekaligus memperdalam bahasa. Program ini sudah lama  berjalan. Rata rata negara eropa yang sering dijadikan tujuan Au Pair meliputi Prancis, Jerman , Belanda dan Belgia dengan batasan usia 18 hingga 30 tahun.

Au pair sendiri rata rata bekerja menjadi baby sitter, yang mengharuskan seseorang untk tinggal di sana dan menjadi bagian dari keluarga yang menjadi Au Pair. Sehingga memungkinkan seorang Au Pair untuk semakin intens berkomunikasi dengan keluarga dengan tujuan untuk memperdalam bahasa bukan belajar bahasa, oleh sebab itu di anjurkan untuk menjadi Au pair minimal mengerti dasar dasar bahasa yang menadi tujuan tempat Au Pair.

Au Pair sendiri bukan berarti menjadi pembantu, hanya sebatas menjadi perawat anak dengan usia kurang dari 12 tahun, lebih dari itu maka keluarga tidak diperbolehkan memiliki Au Pair. Untuk jam kerjanya sendiri seorang Au Pair menghabiskan waktu 30 jam selama seminggu dan libur pada weekend.

Oiya dan satu lagi Icha Ayu juga menyarankan bagi yang tertarik untuk menjadi Au Pair sebaiknya tidak asal mau menuruti apa yang dimau oleh keluarga tempat Au Pair tersebut dan harus berani melawan. Karena jika mereka melihat kita bisa dimanfaatin maka kita akan di manfaatkan terus menerus.

“Pekerjaan saya hanya menjadi baby siter tidak untuk membersihkan rumah atau yang lainnya, diluar itu, NO!”

Being an Au Pair
“Buat profile semenarik mungkin, Cari host family, Go and see the world”

Au Pair menurut Icha ayu Ada banyak resikonya dimana kita datang kepada org atau keluarga yg belum pernah kita kenal, bisa menyenangkan ataupun sebaliknya.

 “Being an au pair might seem To be a fairytale. But it could actually be your worst nightmare”

Oleh karena itu Icha Ayu menyarankan baiknya banyak mengenal orang asing, belajar budaya, beradaptasi dengan cara membuka pikiran. Dan belajar untuk melihat budaya org dan bagaimana cara orang lain berpikir.dengan begitu kita semakin terlatih dalam hal berkomunikasi.

Traveling dengan budget Au pair.

Situs  selain mengerjakan au pair_ jaringan silahturahmi internasional

coach

http://www.couchsurfing.org  dan  www.wwoof.org

Icha Ayu yang pernah berpindah 2 keluarga Au Pair dan menjelajahi 4 negara ini membagi pengalamannya bagaimana seorang Au Pair dengan Gaji  sekitar 200 hingga 300euro / 2-3 juta rupiah,  ibarat di indonesia gaji 500 ribu bisa berkeliling Eropa, yaitu dengan cara berjalan, nebeng/menumpang dan mengamen untuk mendapatkan uang tambahan dan berhasil menjelajah Belgia, Belanda, Jerman, dan itali selama 2 bulan dengan uang 200 euro dan sisanya 2 minggu untuk menjelajahi Perancis Selatan dan Brazil.

Berawal dari Blog Pribadi

aupair

Bersama Icha Ayu – baju Ijo

“Menulis saja jangan pernah takut salah, tetaplah menulis dengan hati kemudian baca lagi, karena lama kelamaan tulisan itu akan berevolusi,”

Icha Ayu mengawali tulisannya melalui blog pribadi dengan menceritakan setiap perjalanan nya, karena seringnya ia menulis catatan perjalannya, ia kemudian di ketemukan oleh seseorang (Blogwalking) yang menawari pekejaan untuk menuliskan hasil catatan perjalannya

“ Ketika kita menjadi backpacker maka kita akan menemukan org orang yang benar benar tulus menolong. Dan orang baik itu dimana mana “ icha ayu


aupair cover

 Judul: AU PAIR – Backpacking Keliling Eropa dengan Menjadi Baby Sitter

Penulis: Icha Ayu
Editor: Herlina P Dewi
Desain Cover: Teguh Santosa
Tebal: viii+232 halaman
Harga: 38.000

2 thoughts on “Au pair is not a fairy tale but maybe a nightmare

  1. Pengin mahir berbahasa asing dan jalan-jalan keliling Eropa? Kenapa tidak coba ikutan program au pair? Yup, au pair (baca: oper) adalah program yang memungkinkan semua orang dengan batasan usia tertentu bisa terbang ke Eropa dan mempelajari bahasa serta budayanya dengan bekerja sebagai baby-sitter. Selain mendapat gaji yang bisa dipakai untuk traveling, menjadi au pair juga akan menambah “nilai jual” kita setelah pulang ke tanah air. Mau tahu caranya dan apa saja yang harus dipersiapkan? Di buku ini, akan dibahas secara lengkap all about au pair. Dari mulai cara daftarnya, memilih host family, membuat resume yang menarik, sampai tips dan trik jalan-jalan secara murah meriah di Eropa à la au pair. Bukan itu saja, di buku ini, penulis juga sharing pengalamannya ketika menjadi au pair di Prancis selama dua tahun. Be ready to travel around Europe by reading this book.

  2. Yup, au pair (baca: oper) adalah program yang memungkinkan semua orang dengan batasan usia tertentu bisa terbang ke Eropa dan mempelajari bahasa serta budayanya dengan bekerja sebagai baby-sitter. Selain mendapat gaji yang bisa dipakai untuk traveling, menjadi au pair juga akan menambah “nilai jual” kita setelah pulang ke tanah air.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s